Stronger Future.

Masa depan. Apa yang terbayang ketika membicarakan ini di waktu kita kecil, remaja, lalu dewasa?

Banyak dari kita yang akan dengan mudah menjawab tentang masa depan ketika kita masih kecil. Adik mau jadi apa? Dokter! Ilmuwan! Insinyur! Pilot! Terkesan sekenanya, sesuai dengan apa yang terlintas di benak anak-anak. Lalu kita lempar pertanyaan serupa kepada anak remaja. Sebagian masih menjawab sama, sebagian lagi mulai mikir sebelum menjawab lalu mungkin mulai berubah arah jawaban. Yah, namanya juga remaja, mulai masukin beberapa faktor dalam jawaban mereka. Tapi biasanya, jawaban mereka masih seputar cita-cita, hehehe..

Lalu akhirnya kita lemparkan pertanyaan tentang masa depan ini kepada orang dewasa. Apa yang terjadi? Biasanya mikir lama sekali, atau tidak bisa menjawab. Bahkan banyak yang mempertanyakan balik, masa depan yang seperti apa? Hahaha. Pikiran orang dewasa terlalu complicated. Terlalu banyak pertimbangan ini-itu. Sehingga terkadang faktor ini-itu inilah yang menjadikan ketakutan akan masa depan. Takut akan apa yang belum terjadi. Lucu ya? Mereka akan sibuk analisa ini-itu lalu lupa sendiri akan esensi masa depan.

Masa depan atau masa yang jauh ada jauh di depan, adalah cita-cita, adalah visi, adalah impian. Kita menggambarkan masa depan kita di alam bawah sadar kita. Itu yang ingin gue capai, itu yang harus gue tuju, itu adalah impian yang selalu membuat gue melangkah. Itu adalah masa depan.

Guys, masa depan adalah perjuangan, adalah pergerakan, adalah sesuatu yang kita usahakan tanpa henti, karena selama kita hidup, kita akan selalu dihadapkan kepada masa depan. Sungguh rugi jika kita hanya menjalani hari demi hari tanpa punya misi dan visi yang jauh ke depan. Kita bukan robot kan? Kita punya akal dan pikiran serta perasaan, sebuah asset istimewa yang hanya diberikan kepada manusia, tidak untuk makhluk lainnya. Maksimalkan itu!

Tapi kan, kita tidak bisa melangkah seenaknya saja? Benar. Dalam melangkah kita perlu belajar, kita perlu bimbingan, kita perlu mentor, kita perlu bantuan juga dari orang lain. Tapi, tujuan kita nantinya akan berbeda-beda, jadi langkah kita tidak harus selalu sama. Contohnya? Kesuksesan. Arti sukses buat tiap orang bisa berbeda-beda, tidak bisa disamakan. Setuju kan?

Start from the end. Mulai dari akhir. Eh? Maksudnya bagaimana ini? Maksudnya kita mulai dari finish kita nanti mau jadi apa. Kita mulai dari tujuan akhir kita, alias kita set goal kita, kita set target kita, kita set garis finish kita. Dengan adanya tujuan, maka jalan kita akan terarah. Fokus. Jalani. Eksekusi. Jangan seperti abege pacaran yang nanya tanpa akhir, mau makan dimana? Terserah deh. Sepele, tapi jadi tanpa tujuan yang jelas. See the difference? Kelihatan kan perbedaannya?

So guys, pembahasan kita tentang Stronger Future ini adalah soal mindset. Adalah tentang tujuan akhir kita nanti. Mulai, lalu nikmati prosesnya, nikmati jatuh-bangunnya, nikmati perjalanannya, dan berbahagialah. Karena apa? Karena kebahagiaan adalah sumber rasa syukur, kebahagiaan mengeliminasi hal-hal negatif, kebahagiaan akan memberikan energi lebih untuk kita dalam mencapai tujuan akhir tadi. BERBAHAGIALAH! Karena bagi gue, itu wajib!

Masa depan adalah kepastian. Masa depan adalah apa yang kita pikirkan. Baik buruknya pikiran kita, akan mempengaruhi masa depan kita nanti. Semuanya berkorelasi, semuanya berkaitan.

Conclusion:

Seringkali kita terlena akan rutinitas sehingga melupakan tujuan hidup kita masing-masing. Tahukah bahwa kadang masa depan tersembunyi pada apa yang sering kita lakukan sehari-hari. Maka dari itu, kita harus peka dan jeli dengan lingkungan sekitar kita dan mampu menangkap peluang yang ada. Dengan dibuatnya tema Stronger Future ini kami berharap setiap orang yang melihat atau membaca postingan ini akan kembali ingat dengan impian apa yang ingin dicapainya. Dream more, less drama.

 

Set the goal. Start your engine. And may the STRONGER FUTURE be with you. Always!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anti-Spam *